Tampilkan postingan dengan label Astronomi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Astronomi. Tampilkan semua postingan

Area 51 yang sangat Misterius

Posted by Unknown Rabu, 30 Mei 2012 0 komentar
Pusat penelitian adalah merupakan tempat para ilmuwan melakukan kegiatan riset yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas dan perangkat pendukung yang dibutuhkan guna tercapainya sasaran dan tujuan suatu penelitian. Pada umumnya setiap negara maju ataupun sedang berkembang sangat berkepentingan untuk memiliki suatu pusat penelitian .

K emajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di suatu negara, juga sangat ditentukan oleh hasil-hasil penelitian yang dikembangkan oleh negara bersangkutan. Seperti Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspitek) Serpong, adalah pusat penelitian yang dimiliki Indonesia . Di dalam area ini terdapat banyak sekali fasilitas-fasilitas penelitian dalam naungan institusi pemerintah, seperti LIPI, BATAN, BPPT, LAPAN, yang terus meneliti dan mengembangkan iptek dengan tujuan damai.

Dari sekian banyak pusat penelitian yang terkenal di dunia internasional, adalah Area 51, merupakan fasilitas pengembangan dan pengujian militer yang sangat rahasia (top secret), yang dioperasikan oleh angkatan Udara Amerika Serikat. Area 51 berlokasi di dalam daerah pelatihan dan pengujian Nevada . Lokasi Area 51 berada di Lincoln Country berjarak 115,5 km sebelah utara Las Vegas dengan luas berkisar 103 kilometer persegi.

Area 51 didirikan pada tahun 1955 yang pada awalnya diperuntukkan melakukan pengujian pengembangan pesawat mata-mata Amerika Serikat Seri U-2 yang baru diciptakan. Pesawat U-2 dapat terbang sampai ketinggian 70.000 kaki. Selama operasinya U-2 telah secara bebas terbang di atas wilayah Uni Sovyet sampai akhirnya satu pesawat U-2 tertembak jatuh pada tahun 1960. Akhirnya U-2 dicat berwarna hitam pada tahun 1960-an. Sedangkan untuk mengelabuhi seolah-olah adanya penampakan benda angkasa yang tak dikenal biasa disebut UFO (Unditified Flying Object), beberapa U-2 dicat dengan warna silver mengkilat. Sejak itu Area 51 terus berkembang dan digunakan untuk berbagai pengembangan suatu proyek yang disebut sebagai Proyek Hitam (Black Project) yang terdiri dari pesawat seri Blackbird, seri Stealth Fighter dan seri Stealth Boomber. Seri Blackbird merupakan kelanjutan dari seri U-2 yang dimulai tahun 1962 dengan rancangan tipe A-12 dan SR-71. Sebagai contoh, tipe SR-71 memiliki kecepatan jelajah mencapai 3500 km/jam dengan ketinggian efektif jelajah 4830 km.

Seri Stealth Fighter merupakan pesawat tempur siluman pertama yang dirancang pada akhir tahun 1970-an. Pesawat ini sangat baik sekali beroperasi di malam hari. Tipe yang sangat dikenal adalah F-117 Nighthawk. Seri Stealth atau siluman merupakan suatu ide agar pesawat terbebas dari pantauan radar. Kecepatan jelajah pesawat ini berkisar 1040 km/jam dengan ketinggian yang baik sejauh 2110 km. Prestasi operasinya telah diperlihatkan pada perang teluk dan masih ditugaskan untuk melaksanakan target-target yang telah matang.

Seri Stealth Boomber merupakan kelanjutan pesawat siluman dari Seri Stealth Fighter yang telah dikembangkan secara luas. Seri pesawat siluman yang dikenal ini adalah tipe Black Manta dan B2. Daya jelajah lebih cepat dan lebih susah ditangkap radar dari pada seri Stealth Fighter. Walau pun demikian, strategi penyerangannya masih tergantung pada informasi dari target. 

Saat ini proyek masa depannya ditujukkan untuk mengembangkan teknologi anti radar (Stealth Technology), pesawat pengintai tak berawak (UAVs or unmanned aerial vehicles) dan pesawat tempur (UCAVs, unmanned combat aerial vehicles), memungkinkan dapat menjelajah dengan kecepatan tinggi pada daerah jelajah yang sangat tinggi yang dikenal sebagai “ AURORA ”. Karena pesawat-pesawat ini tak berawak, maka pesawat ini dipercaya dapat digerakkan dengan kecepatan yang sangat dahsyat,. Dengan kata lain, manusialah yang benar-benar dapat membuat benda angkasa yang tak dikenal itu. Bersamaan dengan itu muncul lagi ide pengembangan pesawat angkasa X-33 yang secara teknologi belum dilakukan pengujian. Akan tetapi pesawat angkasa X-33 telah diyakini akan menjadi versi Aurora yang bersifat PUTIH (untuk kepentingan kedamaian).

Sejalan dengan penelitian pesawat tempur yang canggih, diperoleh pula data-data tentang adanya kehadiran mahluk angkasa yang menuju Bumi, yang lebih dikenal dengan nama Alien. Akhirnya sampailah kita pada suatu pertanyaan seberapa besar kemungkinan keberadaan Alien di alam semesta ini. Untuk hal itu, Area 51 telah terlibat dalam penyelidikan teknologi Alien. Berdasarkan isu yang santer dan dipercaya oleh banyak pakar, bahwa tim Area 51 telah menemukan dan menyelidiki secara rahasia reruntuhan UFO yang ditemukan di daerah Roswell, negara bagian New Mexico, Amerika Serikat, tahun 1947. Walau pun belum terdapat pembuktian yang jelas, beberapa pakar luar telah menduga bahwa ilmuwan Area 51 diklaim memiliki dan merawat satu mahluk Alien di suatu tempat yang sangat rahasia. Klaim tersebut diperkuat dengan pengakuan Bob Lazar seorang fisikawan, pada tahun 1989 bahwa dia telah bekerja disalah satu tempat penelitian yang berada pada daerah selatan Area 51 dan mengklaim bahwa Area 51 telah melakukan pengujian pesawat terbang yang luar biasa canggihnya dan juga telah melakukan komunikasi dengan Alien.

Keberadaan Alien di Area 51 ini menimbulkan suatu teori konspirasi yang merupakan hasil pengumpulan data dari reruntuhan pesawat Alien yang jatuh di Roswell dan pengakuan Bob Lazar pernah terlibat pada kegiatan tersebut, seperti pertemuan atau kontak dengan keadaan di angkasa dengan menggunakan peralatan secukupnya, pengembangan senjata berenergi sangat tinggi dan kegiatan-kegiatan yang secara luas di seluruh dunia. Berdasarkan isu yang beredar kegiatan teori konspirasi ini dilakukan di Danau Groom yang berada di sekitar lokasi Area 51. Namun sampai sejauh ini belum ada suatu penjelasan ilmiah yang gamblang dalam menjelaskan keberadaan Alien yang sesungguhnya. Usaha yang bisa dilakukan adalah mengumpulkan data berupa laporan dan foto UFO hasil jepretan amatir. 





Baca Selengkapnya ....

Sains : Para Pemburu Topan

Posted by Unknown Minggu, 06 Mei 2012 0 komentar
Pemburu Topan 
   mereka yang ngebet masuk di Dalam topan adalah para pemburu topan. Ada 5-6 Orang di Dalam tim itu. Mereka terdiri dari Pilot, kru Pesawat, dan ahli Cuaca. Mereka berusaha untuk melacak munculnya topan dan menembus masuk dalam pusatnya. Tujuan nya untuk meneliti secara lebih detail.



Mata Topan
  Begitu menemukan topan. para pemburu  topan akan menaikkan pesawat hingga di atas topan. Mereka akan mencari mata topan itu, yakni bagian pusat topan. Setelah itu, mereka arahkan pesawat masuk ke sana. Pada mulanya, pesawat akan tergoncang sangat hebat. Namun, begitu masuk dalam pusat topan, tak ada lagi goncangan. Bahkan, konon, pesawat dapat terbang dengan nyaman. Di dalam topan itulah ahli Cuaca mulai melakukan penelitiannya. Sekali terbang mereka bisa menghabiskan waktu 11 sampai 12 Jam. Sebagian besar waktunya dihabiskan dalam turbalance, Guncangan hebat.



Mengenal Topan
  Para ahli meneliti ini nekat masuk dalam topan untuk mengumpulkan data yang lebih lengkap tentang topan. Merekan menggunakan GPS dropsonde. Dropsonde dapat mengumpulkan data tentang arah dan kecepatan angin, tekanan suhu, dan kelembaban. Data ini kelak digabungkan dengan data Satelit. Dengan begitu, para peneliti dapat mengenal topan dengan lebih baik. Dengan Mengenalnya, mereka bisa membuat persiapan jika ada tanda - tanda topan bakal Muncul

Baca Selengkapnya ....

10 Planet Paling Sangat Unik

Posted by Unknown Jumat, 27 Januari 2012 0 komentar
Alam semesta begitu luas. Planet yang dihuni manusia, planet bumi adalah satu dari seribu, sejuta, atau bahkan satu dari triliunan planet yang tersebar di angkasa luar. Berdasarkan fakta tersebut, tentunya anda pernah atau sering beranggapan mungkin ada kehidupan lain selain di bumi. Para ilmuwan meyakini kemungkinan tersebut ada dan dari waktu ke waktu terus berusaha mencari petunjuk untuk menemukan dunia baru.


Pada tahun 1990, para ilmuwan menemukan secercah harapan dengan menemukan sejumlah planet di luar tata surya (exoplanet). Planet-planet tersebut sangat beragam. Mulai dari planet api, planet berukuran raksasa, planet berbatu, planet yang tidak memiliki bintang, dan banyak lagi. Hingga kini, penemuan exoplanet mencapai 230 planet. Berikut adalah daftar sepuluh exoplanet


1. Sang Kuda Api



Planet 51 Pegasi b adalah exoplanet pertama yang ditemukan para pemburu planet pada 1990. Planet mirip Jupiter, namun bertemperatur panas ini diberi julukan Bellerphon, pahlawan mitos Yunani yang menjinakkan kuda bersayap Pegasus. Pemberian julukan tersebut berdasarkan gugus bintang Pegasus, lokasi planet itu.


2. Tetangga Terdekat Bumi



Berjarak hanya 10,5 tahun cahaya, Epsilon Eridani b adalah exoplanet terdekat dengan bumi. Planet tersebut mengorbit jauh dari bintangnya sehingga air atau kehidupan mustahil ada.


3. Planet Tanpa Bintang



Terdapat sejumlah exoplanet yang memiliki bintang atau matahari lebih dari satu, bahkan hingga memiliki tiga matahari. Lain halnya dengan Planemos. Planet tersebut hanya "mengambang" begitu saja tanpa mengitari bintang apa pun.


4. Si Gesit



Planet SWEEPS-10 hanya berjarak 740.000 mil dari bintangnya. Saking dekatnya, planet yang disebut ultra-short-period planets (USPPs) itu hanya membutuhkan waktu kurang dari satu hari untuk mengorbit. Satu tahun di sana sama dengan sepuluh jam di bumi.


5.Dunia Api dan Es



Planet ini "terkunci" pada bintangnya, sama seperti bulan yang selalu menjadi satelit bumi. Jadi, satu sisi dari planet Upsilon Andromeda b selalu menghadap ke sana. Posisi ini menciptakan temperatur paling tinggi yang sejauh ini diketahui para astronom. Satu sisi planet sangat panas bagai lahar, sedangkan sisi lainnya bertemperatur sangat dingin.


6. Cincin Raksasa



Planet yang mengorbit pada bintang Coku Tau 4 ini adalah exoplanet termuda yang berumur kurang dari satu juta tahun. Para astronom mendeteksi keberadaan planet ini dari lubang besar dari cincin planet tersebut. Lubang tersebut berukuran sepuluh kali lebih besar dari bumi.


7. Si Tua Bangka



Planet tertua yang juga disebut primeval world ini berumur kurang lebih 12,7 miliar tahun. Para ilmuwan menduga planet tersebut terbentuk delapan miliar tahun silam sebelum bumi terwujud dan hanya berselisih dua miliar tahun dari kejadian Big Bang. Penemuan ini menimbulkan wacana bahwa kehidupan mungkin terjadi lebih awal dari yang diduga selama ini.


8. Planet yang Menyusut



Serupa dengan SWEEPS-10, planet HD209458b mengorbit sangat dekat dengan bintangnya sehingga atmosfer planet tersebut tersapu oleh angin stellar. Sejumlah ilmuwan mengestimasi planet tersebut kehilangan sepuluh ribu ton material setiap detiknya. Pada akhirnya, mungkin hanya inti dari planet itu yang akan tersisa.


9. Si Atmosfir Tebal



Planet HD 189733b adalah planet pertama yang atmosfernya "tercium" oleh para ilmuwan. Dengan menganalisis cahaya dari sistem bintang planet itu, astronom mengatakan atmosfir planet tersebut tertutup oleh semacam kabut tebal serupa dengan butiran pasir. Sayangnya, air tidak terdeteksi di planet tersebut. Namun, pemburu planet menduga ada kehidupan di balik kabut tebal itu.


10. Kembaran Bumi?



Gliese 581 C adalah exoplanet yang saat ini banyak menarik perhatian para ilmuwan di seluruh dunia. Pasalnya, planet terkecil di luar sistem tata surya ini berada di "zona aman". Artinya, planet ini terletak tidak terlalu jauh maupun terlalu dekat dengan bintangnya, sama seperti posisi bumi kita dengan matahari. Penemuan ini menaikkan probabilitas terdapat air atau bahkan kehidupan di sana. Planet ini 50 persen lebih besar dan lima kali lebih masif dari bumi.

Mungkinkah ada kehidupan lain di luar sana? Para ilmuwan mengatakan dapat lebih menguak hal tersebut pada tahun 2013, saat pengerjaan teleskop berteknologi tinggi bernama James Webb Space Telescope (JWST).

Baca Selengkapnya ....

Ada air di Tempat Gelap

Posted by Unknown Senin, 23 Januari 2012 0 komentar
Astronom akhirnya mengetahui bahwa daerah Bulan yang gelap total punya tekstur lebih halus, berpori, dan memiliki material seperti tepung yang mengandung air. Fakta tersebut terungkap lewat Lyman Alpha Mapping Project di Lunar Reconaissance Orbiter, wahana antariksa milik NASA yang mengelilingi Bulan.
Wilayah Bulan yang gelap total selama ini masih sulit dicitrakan. Untuk mampu menguak rahasianya, astronom memakai emisi lyman alfa. Emisi lyman alfa bekerja dengan memantulkan atom hidrogen yang tersebar di Tata Surya, termasuk di kutub Bulan di mana terdapat wilayah gelap total. Data yang didapatkan lalu dikalibrasi. Berdasarkan hasil analisis data, astronom mengungkap bahwa wilayah daerah Bulan yang gelap total lebih gelap dari daerah lainnya.
"Penjelasan terbaik kami, perbedaan reflektansi ini karena permukaannya lebih berpori dan halus," kata Kurt Rutherford dari Southwest Research Institute di Texas. "Ini tersusun atas material yang serupa bubuk atau tepung," tambah Rutherford seperti dikutip situs Space.com, Kamis (19/1/2012).
Menurut Rutherford, wilayah Bulan yang gelap total lebih berpori dan halus karena adanya air. Ada partikel air yang bergerak memunculkan pori-pori.
Studi sebelumnya menunjukkan bahwa lintang rendah Bulan punya 0,5 persen air dalam bentuk es. Studi terbaru menunjukkan bahwa bayang-bayang Bulan punya 2 persen air. Hasil penelitian ini menambah keyakinan bahwa Bulan yang awalnya diduga kering kerontang ternyata punya air. Adanya air ini sangat bermanfaat bagi astronom yang nanti mungkin akan mendarat di Bulan.

Baca Selengkapnya ....

Bsntuan Mars Jatuh ke Bumi

Posted by Unknown 0 komentar
Batuan Mars ternyata pernah jatuh ke Bumi. Dan, bukan cuma satu, tapi cukup banyak. Ilmuwan pada Selasa (17/1/2012) mengonfirmasi bahwa batuan dengan berat total kurang lebih 7 kg yang ditemukan di Maroko merupakan batuan yang berasal dari planet merah. Batuan itu jatuh saat hujan meteor pada Juli 2011 lalu. Batuan terbesar yang jatuh berukuran sekitar 1 kg.


Temuan ini merupakan kali kelima, di mana ilmuwan mengonfirmasi kebenaran adanya batuan Mars berdasarkan kesaksian warga. Juli lalu, sejumlah orang menyaksikan bola api di langit yang diduga merupakan batuan yang jatuh. Namun, batuan itu baru berhasil ditemukan bulan Desember 2011 kemarin.

Dalam astronomi dan astrobiologi, penemuan ini penting sebab memberi kesempatan bagi ilmuwan untuk mempelajari kemungkinan adanya kehidupan di Mars. Sejauh ini, wahana antariksa milik Amerika Serikat dan Rusia baru mengungkap sedikit fakta tentang planet yang dikatakan paling mirip Bumi itu.

Sebagai ekspresi kegembiraan dari penemuan ini, mantan ilmuwan NASA dan Direktur Florida Space Institute di University Central Florida, Alan Stern, mengatakan, "Ini Natal di bulan Januari. Sangat menyenangkan Mars mengirimkan sampel, khususnya karena kantong kita terlalu kosong untuk mendapatkannya dengan usaha sendiri."

Komite yang bertugas meneliti batuan tersebut menyatakan bahwa kepastian batuan Mars diperoleh setelah melihat susunan kimia dan umur. Kimia batuan ini dinilai pas atau sesuai dengan kondisi atmosfer Mars. Sementara dari segi umur, batuan Mars lebih muda dari asteroid dan Bulan karena secara geologi, Mars aktif.

Astronom saat ini berpendapat bahwa jutaan tahun lalu, benda besar menghantam Planet Mars dan mengirimkan batuan ke seluruh penjuru Tata Surya. Setelah perjalanan lama di angkasa, batuan itu masuk ke atmosfer Bumi dan hancur berkeping-keping.

Sejauh ini telah banyak batuan atau meteorit Mars yang masuk ke Bumi. Namun, banyak dari mereka yang sudah berada di Bumi selama puluhan tahun sebelum ditemukan. Akibatnya, batuan itu terkontaminasi oleh material Bumi.

Lain halnya dengan batuan yang ditemukan di Maroko ini.

"Ini benar-benar fresh. Ini bernilai tinggi karena alasan tersebut," cetus Carl Agee, Direktur Institut Meteorit dan kurator di University of New Mexico.

Seorang dealer meteorit bernama Darryl Pitt mengatakan bahwa ia memberi harga batuan ini mulai 11.000 - 22.500 dollar AS. Dengan harga tersebut, batuan ini 10 kali lebih berharga dari emas.

International Society for Meteoritics and Planetary Science yang beranggotakan 950 ilmuwan memberi nama Tissint pada batuan Mars yang jatuh.

Jatuhnya batuan Mars termasuk peristiwa langka, sekitar satu kali setiap 50 tahun. Sebelumnya, batuan Mars jatuh di Perancis pada tahun 1815, India pada tahun 1865, Mesir pada  1911, dan terakhir di Nigeria pada 1962. Jadi, jatuhnya batuan Mars ini bisa dikatakan satu kali seumur hidup manusia.

Jeff Grossman, ilmuwan NASA, menuturkan, banyak hal menarik yang bisa diungkap dari batuan Mars yang ditemukan walaupun waktu 6 bulan di Bumi juga sudah cukup lama untuk mendukung kontaminasi.

Chris Herd, pakar meteorit dari University of Alberta mengungkapkan, hal pertama yang harus dilakukan pada batuan ini adalah membersihkannya dari kontaminasi material Bumi dengan pelarut tertentu, kemudian melihat material karbon yang tersisa.

Mungkinkah batuan ini menguak misteri kehidupan di Mars?

Steve Squyres, astronom dari Cornell University dan pimpinan investigasi Mars Exploration Rover Program NASA menjelaskan bahwa sayangnya, batuan yang jatuh bukan yang paling diharapkan.

Menurut dia, batuan Mars yang memiliki air dan bisa mendukung kehidupan lebih lunak dari yang ditemukan. Namun, biasanya batuan tersebut akan hancur lebur tanpa jejak saat masuk ke atmosfer Bumi.

Tapi tetap, masih banyak hal yang bisa dikerjakan dengan sampel ini.

Baca Selengkapnya ....

Planet Paling Aneh

Posted by Unknown 0 komentar
Banyak planet ekstrasurya ditemukan dan memiliki karakter yang beragam. Beberapa di antaranya punya keanehan, misalnya mengorbit dua matahari. Astronom berhasil meneliti planet 55 Cancri e. Planet itu mengorbit bintang yang jaraknya 40 tahun cahaya dari Bumi, dan ditemukan pada tahun 2004. Ini adalah planet paling aneh.


Penelitian selama beberapa tahun mengungkap bahwa 55 Cancri e masuk kategori super-earth, bermassa 99 kali Bumi. Observasi planet ini dilakukan ketika planet singgah di muka bintang. Diketahui, 55 Cancri e singgah di muka bintangnya tiap 18 jam. Selama ini, astronom menduga bahwa kondisi 55 Cancri e sangat panas dan kejam. Ini karena jarak planet tersebut dan bintangnya sangat dekat, 26 kali lebih dekat jarak Matahari-Merkurius.

Namun, penelitian terbaru menguak bahwa 55 Cancri e tak seperti dugaan. Meski jarak planet dan bintangnya dekat, planet ini memiliki cairan, termasuk air. Cairan di planet ini pun tak seperti yang dibayangkan, bukan berupa samudra seperti di Bumi. Cairan terdapat di dalam, dan merembes keluar lewat batuan.

Adanya cairan ini aneh sebab temperatur permukaan planet ini mencapai 1.000 derajat Celsius. Menurut astronom, kondisi tersebut dimungkinkan karena setiap cairan ada pada kondisi super-kritis, temperaturnya lebih dari titik didihnya (100 derajat untuk air), tetapi tetap berada pada wujud cair. Sebagai hasil dari rembesan air ke permukaan planet, atmosfer planet ini menjadi sangat panas dan beruap. Dan, ini bisa dideteksi dari jarak 40 tahun cahaya.

Penelitian ini dilakukan oleh Brice-Olivier Demory dari Massachusets Institute of Technology dan dipublikasikan di Astronomy and Astrophysics.

Baca Selengkapnya ....

Titan Benar2 Mirip Bumi

Posted by Unknown 0 komentar
Titan benar-benar mirip Bumi. Lewat pemodelan komputer, ilmuwan menemukan bahwa bulan Planet Saturnus tersebut memiliki kesamaan dengan Bumi jauh dari yang diduga.
Satu lagi kemiripan Titan dengan Bumi ialah lapisan atmosfernya. Titan memiliki lapisan atmosfer batas yang terbagi atas dua sublapisan. Lapisan batas bawah atmosfer Titan memiliki ketebalan 800 meter dan berubah dalam periode hari, sementara lapisan atasnya punya ketebalan 2 kilometer dan berubah musiman.
"Implikasi paling penting dari penemuan ini adalah Titan tampak lebih mirip Bumi dari yang diduga sebelumnya," ujar Benjamin Charnay, ilmuwan dari National Center of Scientific Research, Perancis, seperti dikutip Space, Senin (16/1/2012).
Hasil penelitian ini membantu menjelaskan angin di Titan yang pernah dideteksi wahana Huygens, fenomena bukit pasir di Titan, serta awan metana.
Selain itu, hasil ini juga bisa jadi rekonsiliasi dari dua hasil penelitian terdahulu. Sebelumnya, ada dua penelitian yang masing-masing menyatakan bahwa ketebalan atmosfer Titan adalah 3,5 km dan 300 meter.
"Jadi, sekarang tidak ada hasil yang bertentangan," kata Chamay. Ia bersama rekannya, Sebastien Lebonnois, memublikasikan hasil penelitiannya di jurnal Nature Geoscience minggu ini. Ke depan, Chamay berniat meneliti bagaimana siklus metana di Titan dan kemiripannya dengan siklus air di Bumi.

Baca Selengkapnya ....

Tiga Dara tampil di Langit

Posted by Unknown 0 komentar
Ada pemandangan menakjubkan yang bisa dinanti untuk meramaikan malam ini. "Tiga dara", Bulan, Saturnus dan bintang Spica akan tampil dalam format segitiga. Sementara itu, Mars yang kemerahan mengintip di atasnya.


Pemandangan ini bisa disaksikan dengan mengarahkan pandangan ke arah timur dan sedikit ke selatan. Trio Bulan, Saturnus, dan Spica akan tampil di panggung langit mulai sekitar pukul 01.00 WIB.

Bulan akan tampak terang dalam bentuk hampir setengah lingkaran. Sementara itu, Saturnus akan tampil di sebelah kiri Bulan dengan magnitud 0,95, jadi cukup cemerlang untuk disaksikan.

Spica akan tampak di atas Bulan dan Saturnus dengan magnitud 1,24. Spica adalah bintang paling terang pada rasi Virgo dan merupakan bintang paling terang ke-15 yang tampak pada malam hari. Jarak Spica dengan Bumi adalah sekitar 260 tahun cahaya.

Pengamatan bisa dilakukan dengan mata telanjang. Namun, ada baiknya menggunakan teleskop agar bisa lebih jelas. Pilihlah tempat yang cukup gelap dan lapang sehingga mempermudah pengamatan.

Saat diamati, Bulan tentu saja akan berwarna putih seperti biasanya. Saturnus akan tampak sebagai titik cahaya di sebelah Bulan. Sementara itu, Spica yang sering disebut juga Raksasa Biru akan tampak kebiruan.

Kehadiran Mars yang jauh lebih di atas juga akan meramaikan pertunjukan di langit malam ini. Mars akan tampak kemerahan dengan magnitud - 0,16.

Saturnus saat ini sedang berada pada jarak 1,45 miliar kilometer dari Bumi, sedangkan Bulan pada jarak 367.000 km.

Dalam pertunjukan malam ini, semakin lama, Bulan akan makin menjauh dari Spica dari sudut pandang manusia di Bumi. Segitiga yang terbentuk akibat kedekatan tiga benda langit itu pun akan semakin lebar.

Bulan, Saturnus, Spica, dan Mars yang tampil malam ini bisa disaksikan hingga menjelang fajar. Jadi, bagi yang tak bisa terjaga hingga tengah malam, tak perlu khawatir karena melewatkannya.

Baca Selengkapnya ....

Ilmuan Cipatakan Bintang di Bumi

Posted by Unknown 0 komentar
Ilmuwan asal Universitas Texas, Austin, berhasil membuat simulasi kondisi permukaan bintang katai putih, bintang kecil yang sudah tak bersinar lagi serta terdiri atas material yang mengalami degenerasi.


Don Winget, sang ilmuwan, membuat simulasi kondisi bintang katai putih dengan "Mesin Z", fasilitas yang ada di Sandia National Laboratories di Albuquerque.

Mesin Z sejatinya dimanfaatkan untuk membuat simulasi ledakan nuklir, tapi sekarang juga dimanfaatkan untuk proyek Winget. Mesin ini bisa menghasilkan energi tinggi, cukup untuk melelehkan berlian.

Dalam eksperimen sebelumnya, Mesin Z berhasil menciptakan suhu 3,7 miliar Kelvin, suhu tertinggi yang bisa diciptakan. Mesin juga bisa menghasilkan listrik setara dengan 80 kali output listrik Bumi.

Dalam pembuatan simulasi katai putih, ilmuwan menggunakan hidrogen yang ditempatkan di sel gas, 36 kabel yang super besar dan diinsulasi oleh air serta sumber arus.

Sebanyak 26 juta Ampere listrik dialirkan lewat kabel tungsten sehingga menghasilkan sinar X. Ketika sinar X menumbuk sel gas hidrogen, ia terionisasi dan menghasilkan temperatur sekitar 10.000 derajat Celsius. Terciptalah kondisi bintang katai putih.

Apa istimewanya menciptakan simulasi bintang katai putih. Winget, berkomentar, "Sebagai astronom, saya bisa mengobservasi bintang dari jarak tahunan cahaya. Jadi sangat luar biasa saat ketika kita bisa mengukur dari jarak hanya 5 cm."

Pakar fisika Allan Wootton yang juga dari universitas Texas di Austin, seperti dikutip Inside Science, Kamis (12/1/2012) mengatakan, "Ini adalah riset terobosan. Ini pengalaman tak biasa bagi para astronom, tapi telah membuka peluang untuk mengeksplorasi kondisi di dalam bintang dan lingkungan ekstrim lainnya."

Baca Selengkapnya ....

Phobos and Grunth jatuh di Pasifik

Posted by Unknown 0 komentar
Akhirnya, wahana antariksa Rusia yang gagal melaksanakan misi ke Phobos, Phobos-Grunt, dinyatakan telah jatuh.


Deputi Sains, Pengkajian, dan Informasi Kedirgantaraan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Prof. Dr. Thomas Djamaluddin, Senin (16/1/2012) mengatakan, "Laporan terakhir dari USSTRATCOM (Komando Strategis AS), menyatakan data radar terakhir tercatat pukul 23.36 WIB dan berdasarkan data terakhir itu Phobos-Grunt jatuh antara pukul 23.59 - 01.47 WIB malam Senin dini hari 16 Januari 2012.

Sementara itu, astronom Ma'rufin Sudibyo, mengutip pernyataan Roscosmos mengatakan bahwa Phobos-Grunt jatuh pada pukul 00.45 WIB. Waktu persis jatuhnya Phobos-Grunt memang belum bisa dipastikan.

Sebelum jatuh, Phobos-Grunt sempat melewati wilayah Asia Tengah, Pasifik Barat dan Pasifik Selatan. Wahana antariksa ini semalam juga sempat melewati Indonesia, yakni wilayah Halmahera, Irian, sisi barat Kalimantan dan Nusa Tenggara.

Karena waktu belum pasti, maka lokasinya pun demikian. Meski begitu, diyakini bahwa Phobos-Grunt jatuh di wilayah Pasifik Selatan. Laporan terbaru The Guardian dan RIA Novosti menyatakan bahwa Phobos-Grunt jatuh di 1250 km sebelah barat Wellington, lepas pantai Chile, atau di sebelah timur perairan Australia dan Selandia Baru.

Thomas mengatakan, "Untuk memastikan dimana satelit ini jatuh memang sulit sebab sudah lepas dari pengamatan radar. Kita harus mengandalkan laporan saksi di wilayah tertentu yang melihat jatuhnya Phobos-Grunt."

Sementara Ma'rufin mengatakan bahwa Indonesia patut bersyukur karena sudah aman dari ancaman kejatuhan satelit.  "Jika saja Phobos-Grunt masih berada di atas sana dan lewat dua jam kemudian, Indonesia dilintasi wahana antariksa gagal ini," katanya.

Phobos-Grunt diluncurkan pada 9 November 2011 lalu namun kemudian macet di orbit karena masalah navigasi dan kehabisan energi. Misi ini seharusnya sampai di Phobos untuk mengambil tanah dan batuan di bulan Mars itu, namun gagal. Diperkirakan, ada 200 kg komponen Phobos-Grunt yang jatuh ke Bumi, terpecah antara 20-30 keping.

Menurut Thomas, Phobos-Grunt bukan wahana antariksa Rusia pertama yang jatuh. Lapan menyimpan 2 tabung motor roket Rusia yang jatuh tahun 1981 dan di Lampung. Sementara itu, stasiun ruang angkasa Mir juga jatuh ke Bumi di Pasifik. Bedanya, Mir jatuh dengan kendali.

Baca Selengkapnya ....

Senja Bewarna Biru

Posted by Unknown 0 komentar
Semua orang sudah mengetahui warna senja di Bumi yang merah jingga. Namun, bagaimana dengan senja di sebuah planetalien?

Frederic Pont, ilmuwan dari Universitas Exeter di Inggris, berhasil merekonstruksi warna senja di HD 209458 b, sebuah planet yang mengorbit bintang HD 209458. Rekonstruksi itu dilakukan berdasarkan data dari teleskop antariksa Hubble.
Menurut Pont, Hubble memiliki data karakteristik kimia suatu planet dalam gelombang cahaya yang dapat digunakan secara langsung untuk merekonstruksi warna senja di planet alien.
Berdasarkan hasil rekonstruksi, Pont mengatakan, senja di HD 209458 b atau sering disebut Osiris itu akan berwarna biru. Seperti diuraikan Discovery, Senin (9/1/2012), warna cenderung kebiruan karena atmosfer Osiris kaya akan sodium yang menyerap warna merah dan jingga.

Seiring bintang HD 209458 makin tenggelam, molekul di atmosfer Osiris akan menghamburkan cahaya biru. Penghamburan dikenal dengan penghamburan Rayleigh, jenis penghamburan yang sama sebagai penyebab langit Bumi berwarna biru. Akibat penghamburan, langit senja pun akan "menyala" kebiruan.

Membayangkan melihat senja berwarna biru memang indah. Namun, mungkinkah manusia pergi ke Osiris untuk menyaksikannya?
Sepertinya sulit. Osiris berjarak 150 tahun cahaya dari Bumi. Butuh waktu sangat lama untuk bisa menjangkaunya. Di samping itu, Osiris adalah planet gas raksasa, bagaimana mungkin manusia menginjakkan kaki di sana?
Kesulitan lain, Osiris mengorbit sangat dekat dengan bintangnya. Temperatur planet itu mencapai 1.000 derajat celsius. Suhu ini membuat manusia akan berubah menjadi abu dalam segera.
Belum diketahui kondisi yang memungkinkan bagi senja di Bumi untuk berwarna biru. Namun yang jelas, warna benda langit memang bisa berubah. Contohnya, setelah letusan Krakatau tahun 1883, warna Matahari berubah menjadi lavender dan Bulan menjadi kebiruan. Saat gerhana bulan total pada 10 Desember 2011 kemarin, Bulan juga berwarna kebiruan.

Baca Selengkapnya ....

Bimasakti Ternyata Berwarna Putih

Posted by Unknown 0 komentar
Astronom sejak lama bertanya-tanya bagaimana warna Bimasakti jika dilihat dari luar. Pertanyaan itu akhirnya terjawab dari hasil penelitian Jeffrey Newman, ilmuwan Universitas Pittsburg yang diumumkan di pertemuan American Astronomical Society ke 219 di Texas, Kamis (12/1/2012).


"Deskripsi terbaik yang bisa saya berikan adalah jika Anda melihat salju di awal musim semi, yang memiliki butiran salju halus, sekitar satu jam setelah fajar atau satu jam sebelum Matahari terbenam," papar Newman seperti dikutip BBC, Kamis kemarin.

Dengan kata lain, Bimasakti sebenarnya memiliki warna putih. Selain bagai salju, Bimasakti juga bisa diibaratkan berwarna antara lampu pijar kuno dengan cahaya Matahari pada tengah hari. Keduanya berwarna putih, namun sedikit berbeda satu sama lainnya.

Informasi tentang warna galaksi ini bisa menjadi penting bagi astronom. "Warna galaksi itu mengatakan pada kita seberapa tua bintang yang ada di galaksi itu, kapan galaksi itu membentuk bintang. Apakah bintang-bintang yang ada terbentuk saat ini atau miliaran tahun yang lalu," papar Newman.

Berdasarkan warna yang didapatkan, Newman mengungkapkan bahwa Bimasakti saat ini tengah ada pada tahap evolusi yang menarik. Tingkat pembentukan bintang berkurang seiring waktu. Apa yang terjadi kemudian masih teka-teki dan selalu menarik untuk dipelajari.

Baca Selengkapnya ....

Adakah kehidupan di Venus?

Posted by Unknown 0 komentar
Adakah kehidupan di Venus? Seorang ilmuwan dari Pusat Penelitian Antariksa Rusia, Leonid Ksanfomaliti, menjawabnya, "ya".

Ksanfomaliti mengatakan hal itu berdasarkan hasil analisisnya pada citra tangkapan wahana antariksa Venera-13 yang menjalankan misinya pada 1982.

Lewat publikasi di majalah Solar System Research, Ksanfomaliti mengungkapkan bahwa tanda kehidupan yang dimaksud berupa obyek piringan, sayap hitam kecil, dan obyek berbentuk kepiting. Semua obyek tersebut muncul, mengalami fluktuasi, dan menghilang, menunjukkan bahwa obyek itu bergerak.

"Bagaimana jika kita melupakan teori yang menyatakan bahwa tak ada kehidupan di Venus. Mari kita asumsikan bahwa morfologi obyek-obyek yang tertangkap mengizinkan kita untuk menyatakan bahwa mereka hidup," ungkap Ksanfomaliti seperti dikutip RIA Novosti, Sabtu (21/1/2012).

Sejauh ini, tak ada bukti adanya kehidupan di planet kedua terdekat dengan Matahari itu. Dengan temperatur pernah tercatat hingga 464 derajat celsius, banyak pihak menyatakan bahwa kecil kemungkinan terdapat makhluk hidup di planet tersebut.

Ilmuwan NASA pun membantahnya.

Jonathan Hill, perencana misi dan teknisi penelitian Mars Space Flight Facility di Arizona State University, yang memproses banyak citra hasil tangkapan misi Mars, mengatakan bahwa gambar mirip kepiting yang tertangkap oleh Venera-13 bukanlah makhluk hidup, melainkan komponen mekanik. Citra yang sama juga tertangkap oleh Venera-14 yang juga mendarat di Venus.

"Jika obyek tersebut sudah ada di Venus, bagaimana peluang Venera-13 dan Venera-14, yang mendarat dengan rentang jarak 1.000 km, akan berada pada jarak satu inci dalam pandangan dan berada pada posisi yang sama secara relatif dengan wahana antariksa? Akan lebih masuk akal jika obyek itu adalah komponen mekanik yang didesain untuk lepas saat aktivasi wahana antariksa itu," kata Hill seperti dikutip Space, Senin (23/1/2012).

Sementara itu, Ted Stryk yang juga peneliti NASA mengatakan bahwa obyek piringan setengah lingkaran yang dijumpai sebenarnya adalah penutup lensa kamera.

"Fitur yang ditunjukkan Ksanfomaliti tak lebih hanya noise dalam proses hasil pencitraan pada beberapa hasil citra yang buruk. Obyek itu bukan data orisinal," kata Stryk, menanggapi adanya obyek berbentuk kepiting.

Klaim penemuan kehidupan di Venus ini bukan yang pertama. Sebelumnya, ada obyek segitiga di Venus yang juga diklaim merupakan pesawat milik alien. Akhirnya terbukti bahwa obyek tersebut juga hanya noise dalam proses data.

Meski banyak klaim kehidupan di planet lain belum bisa dibuktikan, ilmuwan pun percaya bahwa Bumi bukan satu-satunya planet yang memiliki kehidupan dan air.

Baca Selengkapnya ....

10 Nama Planet Tata Surya

Posted by Unknown Jumat, 06 Januari 2012 0 komentar


Daftar 10 Nama-nama Planet Tata Surya Terbaru Galaksi Bima Sakti - Tim Astronomi internasional yang dipimpin oleh ilmuwan dari Selandia Baru yang berasal dari Universitas Massey, Wellington, Australia berhasil mengungkap penemuan 10 Planet baru di Galaksi Bima Sakti dengan menggunakan sebuah perangkat lunak (software) di Universitas Massey. Kesepuluh pelanet baru tersebut mengambang di galaksi angkasa bima sakti. Menurut Ian Bond, seorang Astro Fisika, planet-planet itu diyakini berjarak sekitar dua-pertiga dari pusat galaksi atau sekitar 25.000 tahun cahaya. Sedangkan ukuran dari ke sepuluh pelanet baru ini hampir sama dengan besar ukuran planet Jupiter.

10 planet ini, jika dilihat dengan menggunakan mata pelanjang alias tanpa menggunakan teropong bintang, planet-planet yang kesepuluh ini akan menjadi gelap gulita karena planet tersebut tidak memancarkan cahaya. Planet baru ini bisa saja dikeluarkan dari sistem surya karena pertemuan gravitasi yang dekat degan planet lain atau bintang. Kemungkinan besar planet ini baru tumbuh dari keruntuhan bola gas dan debu, tapi tidak memiliki massa untuk menyalakan bahan bakar dan menghasilkan cahaya bintang sendiri.

Daftar 9 Nama-nama Planet Tata Surya baik nama planet terkecil maupun nama planet terbesar atau yang paling besar yaitu Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus, Pluto. Dari kesembilan planet tersebut ylanet Yupiter merupakan planet 

Baca Selengkapnya ....

Fenomena Black Hole

Posted by Unknown 0 komentar


Tahun 1790, John Michele (Inggris) dan Piere Simon (Perancis) mengatakan jika di langit ada bintang bintang tersembunyi. Kemudian tahun 1915 teori relativitas einstein memperkirakan adanya benda benda tersebut diangkasa yang mempunyai pengaruh pada waktu dan tempat. Dan akhirnya pada tahun 1957, John Wleir berkebangsaan Amerika bicara tentang Black Holes sebagai efek dari keruntuhan bintang bintang.

Tahun 1944, para ilmuwan dengan menggunakan teleskop Hubbles menetapkan adanya benda tak terlihat di garis edar M87 yang sekitarnya dikelilingi oleh gas. Mereka memperkirakan berat benda tersebut 3 Milyar kali lipat dari berat matahari. Dari sinilah ilmuwan kemudian menamainya Black Holes.

Istilah tersebut diartikan sebagai suatu wilayah disuatu tempat yang mengalami tekanan sangat dahsyat hingga terkumpul disana benda benda dengan ukuran sangat padat sekali dan tidak ada satupun yang meninggalkan tempat itu hingga cahaya sekalipun.

Black Hole terbentuk ketika sebuah bintang besar runtuh karena bahan bakarnya telah habis. Black holes ini tidak terlihat hanya saja mempunyai tarikan gravitasi sangat kuat terhadap benda benda sekitarnya. Dengan kata lain Black Holes bisa terjadi jika sebuah bintang yang mempunyai berat 20 kali lipat dari matahari kehabisan bahan bakarnya.

Istilah black hole sendiri sebenarnya kurang tepat sebab diartikan sebagai lubang hitam, yang berarti menunjukkan tempat kosong dilangit berwarna hitam. Padahal kenyataannya bintang tersebut mempunyai berat berjuta-juta kali berat matahari. Ini berarti bukan lubang hitam dilangit (karena tidak ada yang tahu warnanya), tetapi benda sangat besar berupa bintang yang tak terlihat.

Sebuah benda untuk melepaskan diri dari gaya gravitasi haruslah meluncur dengan sangat cepat. Untuk ukuran bumi benda tersebut harus dilesatkan dengan kecepatan 11 km/detik. Sementara di black holes, cahaya yang mempunyai kecepatan 300.000 km/detik saja tidak mampu melepaskan diri dari gravitasinya. Inilah kemampuan black holes yang mengerikan. Salah satu ilmuwan barat pernah membuat pernyataan tentang black hole :

It create an immense gravitational pull not unlike an invisible cosmic vacuum cleaner, As it moves, it sucks in all matter in its way-not even light can escape (Ia menciptakan kekuatan gravitasi yang sangat besar yang bekerja seperti vacuum cleaner alam yang tak terlihat. Ketika ia bergerak, ia akan menelan setiap yang dijumpainya - bahkan tidak ada cahaya yang bisa meloloskan diri darinya)

Pernyataan ilmuwan diatas dapat kita simpulkan menjadi 3 item besar :
1. Invisible (benda tak terlihat)
2. Vacuum Cleaner (gravitasi penyedot apa saja)
3. Move (yang bergerak dengan terus menerus)

Statement ilmuwan ini baru keluar tahun 2006. Alangkah mengejutkannya manakala Al Quran ternyata telah memberikan detailnya 15 abad silam hanya lewat petikan 2 ayat pendek: "falaa uqsimu bilkhunnas, al jawaarilkunnas" (Attakwiir: 15 - 16)

Pada ayat tersebut Allah bersumpah dengan bintang bintang, yang jika kita simpulkan akan menjadi demikian:
1. Khunnas = yang tersembunyi dan tidak terlihat selamanya. (Invisible)
2. Al Jawaari = yang beredar dan bergerak dengan kecepatan tinggi (Move)
3. Kunnas = yang menelan semua yang dilaluinya (inilah kerja dari Vacuum Cleaner)

Maha Suci dan Maha Besar Allah yang telah menurunkan Al Quran lewat Rosulnya sebagai.............MUKJIZAT TAK TERBANTAHKAN SEPANJANG MASA.

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar

Baca Selengkapnya ....

Jalan - jalan ke Pusat Peluncuran Roket

Posted by Unknown 0 komentar

Museum Kennedy Space Central. Museum ini mengetengahkan sejarah dunia penerbangan antariksa Amerika, dan yang paling asyik adalah lokasi ini masih berada di dekat Cape Canaveral, pusat peluncuran roket-roket antariksa Amerika. Mau tahu gimana di dalamnya, yuk langsung kita tengok gambar dibawah ini.


Pintu masuk ke Kennedy Space Center, Cape Canaveral.


Namun karena lokasi museum ini berada di dekat wilayah NASA yang masih beroperasi, pengunjung tidak bisa masuk ke lokasi tertentu.


Menyaksikan pesawat roket meluncur agak sulit diprediksi, semua bisa terjadi di menit-menit terakhir, termasuk penundaan. Wisatawan mungkin harus menunggu di dalam hotel atau lokasi penginapan sampai jadwal peluncuran baru dirilis.


Platform (gambar diatas) digunakan untuk memindahkan roket dari lokasi perakitan ke lokasi peluncuran.


Mesin sebuah roket sedang dipajang.


Disini ditampilkan program angkasa  Saturn , dan program bulan.


Cape Canaveral sangat luas dan memiliki banyak lokasi peluncuran roket, untuk memudahkan wisatawan disediakan bus dengan rute yang telah ditentukan. Obyek wisata antara lain ruang perakitan, ruang observasi, dan museum


Roket-roket ini sangat berat, perlu perhitungan khusus untuk membuat penopang yang kokoh dan tahan lama.


Ini adalah roket terbesar dan terpanjang didunia dibuat oleh Wernher von Braun, ahli roket yang bekerja pada Nazi. Tahun 1945 von Braun merencanakan pelarian bersama stafnya. Dalam pelariannya mereka dikepung oleh Amerika, jika mereka ditangkap lebih dulu oleh tentara Soviet mungkin manusia yang pertama kali mendarat di bulan adalah orang-orang Soviet.


Ini adalah modul bulan yang digunakan astronot untuk mendarat di permukaan bulan.


Seharian berjalan-jalan tentu rasa lapar cepat datang, tenang, dengan $10 anda bisa dapat sup ayam, salad, kripik keju, dan teh.


Tidak boleh terlalu dekat ke lokasi peluncuran, disini disediakan tempat aman bagi wisatawan dan keluarga astronot untuk menonton peluncuran pesawat dari jarak aman.

Baca Selengkapnya ....
Trik SEO Terbaru support Online Shop Baju Wanita - Original design by Bamz | Copyright of samsung galaxy battery.